Showing posts with label Physics. Show all posts
Showing posts with label Physics. Show all posts

Monday, March 25, 2013

Roket Apollo 11 Diangkat dari Dasar Laut

Bezos Expeditions mengangkat roket Sarturn V rocket F-1 pada 21 Maret lalu. Inilah roket yang meluncurkan Apollo 11 yang diawaki astronot Neil Armstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins. Mereka adalah orang pertama yang berjalan di bulan 44 tahun lalu. Roket ini terkubur di kedalaman 4267 meter laut Atlantik. Pengangkatan yang dibiayai perusahaan pemilik Amazon, Jeff Bezos. Meski dibiayai Bezos, roket ini milik NASA. Roket ini akan disusun ulang dan akan dipamerkan.
 


Tuesday, March 19, 2013

Gempa Bumi Bisa Ubah Air jadi Emas


CANBERRA - Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa gempa bumi bisa memicu sebuah proses yang mengubah air menjadi emas. Penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Australia ini menjelaskan bagaimana proses alam ini mampu memunculkan bongkahan emas hingga memiliki berat sekira 2 kilogram.

Dilansir NBCnews, Senin (18/3/2013), penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience ini mengungkap bahwa air menguap selama gempa bumi dan menyimpan kandungan emas. Model penelitian yang diungkap Dion Weatherley dari University of Queensland ini menjelaskan mekanisme kuantitatif untuk menghubungkan antara emas dan kuarsa.

Friday, March 15, 2013

Penyebab Global Warming


 

Semenjak manusia zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang, manusia selalu mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya. Peradaban manusia sekarang telah mengalami banyak kemajuan. Selama perkembangan itu, manusia menjalani kehidupan dengan bergantung pada pertanian dan agrikultur. Melalui orientasi kehidupan tersebut, manusia selalu berusaha menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan sebaik-baiknya yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia.

What Is Global Warming?


Glaciers are melting, sea levels are rising, cloud forests are drying, and wildlife is scrambling to keep pace. It's becoming clear that humans have caused most of the past century's warming by releasing heat-trapping gases as we power our modern lives. Called greenhouse gases, their levels are higher now than in the last 650,000 years.

We call the result global warming, but it is causing a set of changes to the Earth's climate, or long-term weather patterns, that varies from place to place. As the Earth spins each day, the new heat swirls with it, picking up moisture over the oceans, rising here, settling there. It's changing the rhythms of climate that all living things have come to rely upon.

Effects of Global Warming


The planet is warming, from North Pole to South Pole, and everywhere in between. Globally, the mercury is already up more than 1 degree Fahrenheit (0.8 degree Celsius), and even more in sensitive polar regions. And the effects of rising temperatures aren’t waiting for some far-flung future. They’re happening right now. Signs are appearing all over, and some of them are surprising. The heat is not only melting glaciers and sea ice, it’s also shifting precipitation patterns and setting animals on the move.
Some impacts from increasing temperatures are already happening.

Monday, March 4, 2013

NASA Catch Such Appearance 'Eyes' in Space


CALIFORNIA - Melalui bantuan teleskop Hubble milik National Aeronautics and Space Administration, ilmuwan menangkap fenomena penampakkan nebula (awan antar bintang yang terdiri dari debu, gas dan plasma) unik. Sekilas objek luar angkasa ini mirip dengan bentuk mata, yang diketahui merupakan nebula ESO 456-67.

Dilansir Tgdaily, Senin (4/3), objek ini berada di konstelasi Sagittarius (The Archer) di langit bagian selatan. Nebula ini berjarak 10 ribu tahun cahaya dari Bumi.

Di Merkurius Pernah Ada Lautan Magma


PARA ilmuwan mengungkapkan penemuan terbaru mereka, dengan menyatakan bahwa ada lautan luas magma di planet Merkurius. Penemuan ini setelah melakukan analisis data dari pesawat NASA yang mengorbit, MESSENGER (MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging).

Pesawat tersebut telah mengirimkan data-data yang awalnya sempat membingungkan para ilmuwan. Karena dari gambar yang terlihat, menunjukan adanya satuan kimia berbeda di antara bebatuan. Namun setelah diteliti, perbedaan itu mungkin disebabkan ada bekas lautan luas magma yang menciptakan lapisan kristal.

Saturday, March 2, 2013

Indahnya Wajah Planet Merkurius


REPUBLIKA.CO.ID, Planet Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya kita, dan mungkin terlihat oleh mata manusia seperti bulan Bumi. Tetapi secara mengejutkan NASA mempublikasikan penampilan Merkurius yang berbeda dengan yang kita yakini selama ini.
Planet Merkurius yang dipetakan oleh satelit NASA Messenger ternyata memiliki warna-warni yang indah. Variasi warna itu menandakan komposisi, planet kecil ini mempunyai berbagai jenis batuan di permukaannya.

Monday, February 25, 2013

Asteroid DA14 Nyaris Hantam Bumi

PARA pengamat asteroid mengingatkan bahwa ada banyak benda langit yang berpotensi membuat repot penduduk Bumi. Benda-benda langit itu secara ukuran dan materi, lebih berbahaya daripada asteroid yang menghantam wilayah Chelyabinsk, Rusia, Jumat (15/2) pagi lalu.

Thursday, February 21, 2013

Astronomers Find Smallest Planet yet Outside Solar System

The planet known as Kepler-37b is about one-third the size of Earth, orbiting a star 210 light years away.
LOS ANGELES — Astronomers searching for planets outside our solar system have discovered the tiniest one yet — one that's about the size of our moon.

But hunters for life in the universe will need to poke elsewhere. The new world orbits too close to its sun-like star and is too sizzling to support life. Its surface temperature is an estimated 700 degrees Fahrenheit. It also lacks an atmosphere and water on its rocky surface.

Tuesday, February 19, 2013

Inilah Bentuk Pecahan Batu Meteor Rusia

 
MOSKWA - Meteor yang turun ke daratan Rusia pada Jumat (15/2), menghajar gundukan salju dekat danau. Serpihan hasil ledakan meteor tersebut ditemukan oleh ilmuwan.

Dilansir Mirror, Selasa (19/2/2013), butiran hitam berasal dari meteor dahsyat yang meluncur di atas Ural Mountains Rusia pada Jumat pagi. Para ilmuwan telah menjelajahi daerah pedalaman di sekitar kota Chelyabinsk, Rusia untuk menemukan tanda-tanda batu luar angkasa.

Monday, February 18, 2013

Jejak Meteor yang Jatuh di Rusia

 
Seorang warga berdiri di dekat lubang yang berkedalaman 8 meter akibat jatuhnya meteor di wilayah Chelyabinsk. Dilaporkan, meteor itu jatuh di danau es di Chebarkul sekitar 80 km dari Chelyabinsk. Meteor yang jatuh pada 15 Februari 2013 itu menghancurkan sejumlah bangunan dan melukai kurang lebih 1.000 orang

Meteor Jatuh di Rusia, 400 Orang Terluka


Lokasi Bumi yang Pernah Dihantam Meteor Raksasa

Jatuhnya meteor di Rusia beberapa waktu lalu tidaklah seberapa dibandingkan dengan ukuran meteor yang pernah jatuh di bumi jutaan tahun lalu.


Barringer Crater, Arizona. Lubang besar ini terbentuk 49.000 tahun yang lalu. Sebuah benda asing yang mengandung nickel-iron meteorite sebesar ribuan ton menghantam bumi dengan kecepatan 40.000 mil per jam.